Inabah

Posted on September 23, 2011

0


Inabah,

Manusia-manusia gila yang berdzikir.
Manusia-manusia gila yang membaca Qur’an.
Manusia-manusia gila yang tekun berdoa.
Manusia-manusia gila yang rajin sholat.
Manusia-manusia gila yang cerdas.
Manusia-manusia gila yang panjang-panjang sholatnya.
Manusia-manusia gila yang bersedekah.
Manusia-manusia gila yang terkunci hatinya.

Inbah,

Apa artinya pesantren, jikalau hanya tidur tanpa tilawah,
Apa artinya pesantren, jikalau hidup tanpa nasyid,
Apa artinya pesantren, jikalau tanpa i’tibak pada Nabi.
Apa artinya pesantren, jikalau tanpa ikhtikaf yang panjang.
Apa artinya pesantren, jikalau hanya menjadikan manusia menjadi gila.

Inabah,

Salam kenal untuk semua.
Ini adalah kenyatan.
Qur’an, Hadist, Jamaah.
Allah, Rasul, Imam.
I’tibak, dzikir, doa.
Fikir, Iman, Taqwa.
Mengaji, Ceramah, Berdiskusi, Berdialog.
Membaca, Menulis, Merbicara, Berpidato, Berdialog.
Tidur, Makan, dan Berwisata?

Inabah,

Apa arti semua ini. Menggalkan bekas-bekas ketakutan pada masyarakat. Perkuat Akidah Islam. Bawalah kemurahanmu dalam kebaikan kepada sesama. Semua bergerak menjadi aktifitas rutin yang berguna. Tiada kata selaian; mohon maaf lahir dan batin, untuk semua.

Inabah,

Tak ada tuntutan apapun selain belajar, bekerja, baca Qur’an, dan menyelesaikan khatam Qur’anku. Menuntun keberan Illahi; Yang Maha Dahsyat.

Posted in: Puisi