Satu Cinta Dibelah Dua

Posted on September 26, 2011

0


Satu Cinta Dibelah Dua,

Ada awal, ada proses, ada akhir,
Kebersamaan,
Keterkejutan,
Kekonyolan,
Rasa suka,
Demen,
Kangen,
Rindu.

Satu Cinta Dibelah Dua,

Andai kau masih ada,
Tak sepusing ini aku memikirkannya.
Kau sangat berharga bagiku,
Untuk berbagi duka, senang, dan gembira,
Senyummu, Keceriaanmu,
Pengorbanamu, hanya uuntuku.

Satu Cinta Dibelah Dua,

Satu untukku,
Satu lagi untukmu.
Hanya rasa suka, gembira, berbagi, bersenandung cinta.
Ada suka-ada duka,
Melakoni kehidupan ini.
Menanti datangnya kehidupan yang lebih baik.
Kau suka memberiku sajian yang istimewa dari cinta dibelah dua.
Tak ada hari-hari hidupku,
Selain menulis bersama, diskusi, bertelepon, dan main internet.
Yang kau suka sama denganku,
Mengarungi lautan tanya yang tak habis-habis kau ceritakan.
Kelembutan hatimu,
Kebersamaan yang selalu menanti,
Menunggu kebaikan Tuhan sajalah
Dari Cinta yang dibelah dua.
Apapun semua dikerjakan,
demi cinta yang membara, bernafsu, dan kebahagiaan sajaha ini digunakan.

Satu Cinta Dibelah Dua,

Kemarin atau hari ini, hanya satu harap, kapan ketemua gagasan-gagasan indah untuku kau kirimkan kembali,
Ada dongeng, cerita atau luka, yang perih menanggung rindu,
Ada kehidupan yang terus membayang untuk dilakoninya.
Ada setumpuk pekerjaan rumah yang sedang kau kerjakan.
Menunggu janji yang sedang kau, aku, dan mereka kerjakan.
Semua bergerak menuju alam lain yang sedang berjalan.
Menunggu jawab dari bimbingan Tuhan.
Kau selalu memberi untuku,
Atas cinta, kasih, sayang, dan kebahagiaan.
Hanya ada satu pinta yang tak pernah berakhir; “Cinta”.

Satu Cinta Dibelah Dua,

Pergumulan pemeikiran, diskusi, berkasih sayang, atau sekedar berbagi kebahagiaan, ada sedert keuntungan awal yang sedang kau kerjakan. Apakah kau suka dari gambaran pekerjaan rumah yang terus menerus menumpik untuk dikerjakan. Hanya cinta, kasih sayang, dan pengorbanan untukmu semua ini dilakoninya. Terserah padamu untuk membuat hidup ini tetap berangsung, ceria, bahagia, gembira dan berujung pada pernikahan.

Satu Cinta Dibelah Dua,

Yang kita dapati adalah kasih sayang sesama manusia yang meningkupi kehidupan ini, masayarakat yang tumbuh bersama cinta kasihnya. Atau seringnya kebersamaan ini menjadi kenyataan. Cinta untukmu. Sayang untukmu. dan Pengorbanan untukmu. Rasa sayang yang membahana dalam kolbu. Ruhani, dan kerinduan yang erus menjalar dalam alam fikiranku. Aku sayang padamu. Sungguh. Aku sayang padamu. Mimpi dan alam fikiranku bergerak menuju titik temu kebersamaan, cinta , rindu, kengen dan sayang.

Satu Cinta Dibelah Dua,

Apapun yang kau katakan. Kau menyukaiku bukan?

Posted in: Puisi