Lautan Ilmu

Posted on September 28, 2011

0


Lautan Ilmu,

Tertata rapi di rak buku-bukunya,
File-file internet yang ia kumpulkan,
Pengalaman-pengalaman yang ia ceritakan,
Pengetahuan yang sering dibicarakan,
Studi ilmiah atas Sastra, Komunikasi dan Media yang ia tempuh,
Studi Al-Qur’an yang sedang dirintisnya.
Ada lautan imu yang menanti keberhasilannya.

Lautan Ilmu,

Pengetahuannya selama ini memberikan isnpirasi untuk menulis. Berjkutat di dunia internet telah berhasil mengantarnya menjadi seorang penulis yang cukup mapan. Tulisan-tulisan berharga berhasil ia ciptakan. Pengetahuan, pengembangan informasi dan kemampuannya untuk menghasilkan kalimat-kalimat yang bersajak, member kesempatan untuk menekuni dunia sastra. Fikirannya sederhana, jalan berfii\kirnya mudah. Kesehatan tubuhnya telah pulih dari sakit. Yang aku kerjakan adalah mencoba mengurai kembali pikiran-pikiran yang selama ini membeku dalam otak pikiranku. Ada banyak kesempatan untuk berhasil. Ada banyak minat yang ia tekuni. Dari browser google yang memberi kesempatan untuk menuliskan banyak hal, telah berhasil memberinya keutamaan untuk menulis. Menulis, menulis, menulis, lalu membaca ulang atas informasi yang bisa kudapatkan. Dunia ini sangat luas, ilmu di berbagai tempat berhasil aku tempuhi Belajar secara langsung menggunakan medium internet. Ada lautan ilmu yang menanti untuk di komentari. Ada lautan ilmu yang bisa dipegangnya. Ada lautan ilmu yang mengantarkan kesuksesan hidupnya.

Lautan Ilmu,

Ada ruang-ruang yang sengaja aku sisihkan untuk berbagi dengan pembaca. Ada tempat untuk merenung sejenak atas berbagai peristiwa dan memberiku inspirasi. Rasa bahagia, rasa suka, rasa senang, rasa kangen, rasa rindu, dan berbagi kepada orang lain. Yang sesungguhnya terjadi adalah adanya bentuk pengulangan keberhasilan yang selalu berubah dalam kehidupanku. Sewaktu bekerja, aku berkesimpulan bahwa menilah dan memilih informasi itu sangat penting. Mengetikan buah-buah pikiran menjadi tuisan yang bermakna. Dan tentu saja, pasar dan pembaca yang setia menamanimu.

Lautan Ilmu,

Dengan berfikir sederhana kutekuni dunia menulis ini. Dahulu aku berlangganan inforasi freelance, dan menjadi anggota dari perkumpulan tersebut. Yang harus dipikirkan adalah memulainya menjadikan runutan untuk menelusur kembali. Gagasan-gagasan itu cepat usag. Tetapi bagai mana pun juga tergantung bagaimana Anda menyikapinya. Bacalah risalah ini sedikit cermat. Ada tautan yang semestinya bergayut. Ada kesempatan yang tak datang dua kali. Tetapi cukup membacanya dengan hati yang gembira. Dunia sastra mengantarku pada penulisan kreatif yang berhasil aku buat. Pengetahuan sederhana untuk berfikir sederhana. Pentin untuk diingat adalah pengetahuan membaca sastra. Sastra adaah ilmu menulis seni, menghuyung kalimat-kalimat datar menjadi indah untuk dikuti. Cerita yang menghatarkan pembaca pada kreatifitas, yang mengendap dalam kalimat-kalimat baku sastra.  

Lautan Ilmu,

Tak ada yang lebih penting selain luasnya ilmu sastra. Ada gagasan-gagasan keindahan, untuk menulis. Yang kemudian menjadi penting adalah adanya alur cerita yang mengalir demikian. Ada banyak kalimat-kalimat sederhana yang berhasil diperoleh. Pengetahuan untuk mengubah citra diri dan berkesenian. Yang tidak kalah penting adalah kesukaan pembaca dari kisah-kisah yang berhasil dituliskannya. Ada gagasan-gagasan yang terus-menerus memberikan inspirasi untuk berkarya. Tiada hari tanpa sastra. Tiada hari tanpa menulis. Tiada hari tanpa membaca. Tiada hari kecuali berhasil menyajikan informasi, komunikasi, dan menuliskan sajak, puisi, drama atau novel. Lautan ilmu. Ya…! Dunia ini sangat luas dan minat pembaca berlain-lainan. Tetapi yang terpenting adalah adanya kesinambungan untuk menguraikan segala hal yang rumit menjadi lebih sederhana. Dan tentusaja hal-hal sederhana yang dibuat menjadi rumit. Sedangkan penyelesaian yang dibangun membawa arti tersediri dalam menguraikannya. Dunia ini luas, tetapi seluas apa pun dunia, kemauan Anda untuk mengikuti selalu dari kreatifitas yang Anda kelola adalah tergantung kemauan Anda dalam menyusunnya. Tiada yang lebih indah selaian, lautan ilmu yang maha luas.

Posted in: Gagasan