Hidup Mandiri

Posted on Oktober 7, 2011

0


Hidup Mandiri,

Hendaklah disusun pengertian untuk mampu hidup mandiri. Persoalan demi persoalan bisa diselesaikan secara mudah. Hendaklah menyusun strategi kehidupan yang layak. Hidup yang penuh dinamika, dan kegembiraan. Pengorbanan waktu setara dengan hasil kerja yang dijalaninya. Pengetahuan mengajarkan kepada kita arti pentingnya hidup yang mandiri. Kehidupan yang disusun atas dasar kemerdekaan pribadi yang memilki wewenang untuk tumbuh sehat.

Hidup Mandiri,

Hidup dan kehidupan yang menyenangkan, merdeka, dan memilki akar berfikir dewasa. Pengetahuan, ketrampilan, dan pokok-pokok pikiran berkembang dengan baik. Kemandirian yang mengaerahkan pada pencapaian kehidupan yang bermutu. Kehadiran yang membawa perubahan untuk mampu menyosong kehidupan. Hidup itu indah, bahagia, dan memilki tujuan yang telah ditetapkan. Hidup yang mandiri mengajarkan pada kemampuan dan kemauan untuk mengembangkan diri sebagai sosok pribadi yang utuh dan berkembang. Kehidupan yang disokong dari kemampuan diri yang utuh.

Hidup Mandiri,

Kemandirian mengajak kita untuk berlaku sopan santun, penuh dinamika, dan sanggup menempuh perjalanan kehidupan dengan baik dan benar. Kebaikan yang selalu menyelimuti kehidupan kita. Prinsip yang dibawa adalah keutuhan berfikir, bertindak, dan berbuat sesuatu. Kemapanan, dan kesempurnaan kehidupan. Dasar-dasar yang kita pakai adalah kemampuan mengadaptasi kehidupan menjadi kehidupan yang layak.

Hidup Mandiri,

Adalah menjadi sangat penting untuk diingat merupakan keberkahan dalam kehidupan. Kemampuan untuk berbuat sesuatu yang berharga, dan mendatangkan kesempurnaan kehidupan. Hendaklah memiliki tali kemasyarakatan yang utuh dan berkembang sebagaimana adanya. Hidup yang penuh keberhasilan, dan mencerminkan pribadi yang utuh, mandiri, dan mampu mengatasi segala persoalan kehidupan.

Hidup Mandiri,

Hidup dan kehidupan yang dinamis, penuh perjuangan, mampu berdiri di atas kaki sendiri, dan mampu menggerakan pemikiran yang maju, utuh, sempurna, dan penuh dengan kemauan yang sempurna. Tidak ada yang lebih penting, selain kemampuan untuk mengerakan pikiran dan jiwa raganya secara sempurna. Bekerja yang giat dan rajin beribadah. Kemampuan untuk mengelola pikiran, jiwa dan raga dengan baik dan benar. Persoalannya adalah telah siapkah kita dapa kehidupan yang mandiri dan utuh tersebut?

Posted in: Gagasan