Jejaring Sastra

Posted on Oktober 9, 2011

0


Jejaring Sastra,

Jejaring sastra sesungguhnya sangat banyak, dan mudah dijumpai di dunia internet. Google menyediakan banyak entitas data sastra yang cukup penting. Tergantung kepada kemauan kita untuk mencoba menulis secara pribadi. Ada hal-hal yang menarik di sekitar kita. Ada persoalan-persoalan yang membutuhkan analisa. Ada proses kreatif yang bekerja di benak kepala kita. Dan ada berbagai sumber-sumber yang bisa kita andalkan untuk memberikan analiasa sastra. Jejaring sastra memungkinkan kita akan tumbuh berkembang bersama kemauan pembaca sastra. Pasar sastra menentukan karya-karya seperti apakah yang sedang menjadi trend bagi pembaca. Naskah cerita yang dikemas sedemikian rupa telah membentuk wajah tersendiri yang mampu mengundang minat pembaca untuk membacanya. Jejaring sastra, menyodorkan beberapa kemauan yang pantas untuk dijadikan referensi untuk menyusun analisa sastra. Yang terpenting adalah adanya arah yang jelas yang hendak dituju oleh penulis sastra.

Jejaring Sastra,

Adanya peluang-peluang yang bisa dimasuki untuk mengajak pembaca pada keinginan untuk mempersiapkan dunia sastra. Yang terpenting adalah kearah manakah prose penulisan sastra ini diarahkan. Adanya sejumlah pengertian-pengertian baru yang muncul di hadapan kita. Pengetahuan yang mencoba untuk dirumuskan, dibuat kisi-kisi, dan dibuat perencaan untuk menuliskannya. Yang penting adanya kesinambungan cerita, dan bangunan  cerita yang utuh dan berkembang sesuai dengan rencana penulis. Karya sastra yang dibangun hendaklah merupakan refleksi dari pemahaman penulis akan kativitas lingkungan tempat ia tinggal, bekerja, dan membuat analisa tentang segala hal yang terjadi di lingkungan kita. Adanya jejaring sastra, yang sanggup memberikan apa pun saja yang dibutuhkan penulis sastra.

Jejaring Sastra,

Kreatifitas, kemampuan penulis untuk membuat analisa sastra secukupnya. Pengetahuan untuk mengembangkan dunia sastra, dan kepiawaian memainkan kata-kata, menciptakan kalimat-kalimat yang utuh, dan paragraf-paragraf yang hidup. Jika target yang hendak dicapai adalah segeranya terciptanya buku-buku sastra, maka langkah yang tepat adalah menyusun judulnya, membuat daftar isi, menulis lembar-lembar sastra secara kreatif, dan membuat analisa kesimpulan sementara. Referensi dapat juga ditambahkan jika diperlukan.

Jejaring Sastra,

Karya sastra adalah karya ilmiah juga. Dalam karya sastra terbentang banyak pengetahuan yang belum kita kenal sebelumnya. Yang menjadi permasalahan apakah kita akan menghadirkan karya sastra yang memiliki bobot tersendiri ataukah secara elegan, kita cukup yakin dengan karya yang kita hadirkan. Kehadiran sastra mutlak sebagai konsekuensi memilih jejaring sastra untuk memberikan gambaran yang utuh tentang dunia sastra. Yang tidak kalah pentingnya adalah kesungguhan dalam menulis, kecerdasan dalam menyajikan data-data, analisa, dan pembuatan kalimat-kalimat sastra, hal lainnya adalah ketersediaan ruang dan waktu yang bisa diikutsertakan dalam proses kreatif menulis sastra ini.

Jejaring Sastra,

Bolehlah kiranya jika berharap pada hadirnya karya sastra sebagai pekerjaan yang kita kerjakan. Pekerjaan yang menuntun kita pada pengetahuan dunia sastra. Proses kreatif yang membentuk wajah sastra, dan perenungan kembali akan fungsi dan peran pentingnya dunia sastra dalam pergaulan dunia. Novel, puisi, cerita, komunikasi dan media merupakan wahana yang cukup jenius untuk kita pilih. Persoalan sastra adalah persoalan kreativitas, proses penciptaan sastra, penokohan sastra, dan kemandirian dalam menuliskan kalimat-kalimat sastra. Pertanyaan yang kita ajukan sebagai bahan untuk menuliskan karya sastra. Bagian yang penting adalah adanya kesetimbangan, peruntukan sastra, dan lembar-lembar sastra yang kita tekuni. Menulis yang baik dan benar merupakan panduan sementara untuk menghasilkan jejaring sastra. Jika perlu membuat halaman-halaman situs pada top level domain.

Jejaring Sastra,

Pengetahuan kita akan semakin bertambah, database sastra yang kita miliki juga semakin bertambah. Pengmbangan karya sastra yang bisa kita lakukan adalah menghadirkan analisas sastra, proses penciptaan sastra, pembuatan lakon, dan penulisan secara cermat. Hadirnya karya sastra hendaklah membawa penulis pada diskusi-diskusi ilmiah dengan pembaca. Proses kreatif yang mampu membuat pembaca tetap setia membaca dan kemudian mencari lagi karya sastra yang telah dibuatnya. Karya yang memilki bobot nilai sastra akan merupakan kesenangan tersendiri bagi hadirnya dunia sastra. Penulis yang tidak puas-puasnya dengan karya yang telah diciptakannya. Penulis yang terus mencoba menghadirkan karya sastra yang lainnya.
Semoga bermanfaat!

Posted in: Gagasan