Yang lain Bisa, Kenapa Tidak

Posted on Oktober 13, 2011

0


Yang lain Bisa, Kenapa Tidak.

Pergumulan kesempatan yang selalu berubah mendorong kita untuk memilah dan meilih bagian-bagian yang pantas untuk kita perhatikan. Pengetahuan yang mengajak kita untuk berhenti sejenak, merenungi, apa yang seharusnya kita kerjakan. Kita dihadapkan pada persoalan yang membentuk kepribadian kita. Urut-urutan waktu yang menjadikan kita pada kemampuan untuk mengelola persoalan-persoalan yang kita hadapi. Penemuan-peme,uam baru yang sangat aktraktif menuntut kita untuk berfikir hal yang berbeda. Kita dihadapkan pada persoalan dimana kita mesti bertanya, apa yang telah kitta kerjakan. Kita membutuhkan lebih banyak keberhasilan dalam kehidupan kita ini.

Yang lain Bisa, Kenapa Tidak,

Ketertiban kita dalam menyosong keberhasilan telah mengajak kita pada berbagai persoalan yang kita hadapi. Persoalan yang terus-menerus kita kerjakan. Persoalan yang membetuk keyakinan kita akan hadirnya keberhasilan dalam bekerja, dan mempergunakannya sebagai buah kerja yang kita harapkan. Pengetahuan  baru yang kita tempuh, telah membentuk segmen-segman yang bisa kita kerjakan. Kita membutuhkan lebih banyak keberhasilan dan kemenangan. Kita berhasil itu lebbih baik, daripada kita merasa gagal dan hanya termangu ragu.

Yang lain Bisa, Kenapa Tidak,

Semestinya kita bisa mengerjakan berbagai hal secara terus-menerus, dan menghasilkan buah pekerjaan yang bermutu. Persoalan yang kita hadapi adalah adanya perubahan-perubahan yang mendorong kita untuk maju selangkah ke depan. Adanya perkumpulan kesempatan yang membangun dan membentuk akal pikiran kita, maju dan bergerak terus. Kita memerlukan lebih banyak kesuksesan dan bergabung dengan eksprimental yang memungkinkan kita mencoba hal-hal yang baru. Pengetahuan yang baru, metode yang baru, dan kesempatan yang baru pula. Semestinya kita berhasil.

Yang lain Bisa, Kenapa Tidak,

Keberhasilan adalahh standar yang bisa kita jadikan pegangan. Kita membutuhkan latihan-latihan yang mengajarkan kita pada keberhasilan, kesuksesan, dan kemampuan mengubah dari standar yang ada. Kita membutuhkan keberhasilan yang utuh sempurna.

Yang lain Bisa, Kenapa Tidak,

Hanya dengan cara ini, kita bisa tumbuh sebagai bagian kerja yang sempurna. Kita perlu belajar lebih banyak lagi. Dan kita usung keberhasilan, “Yang lain Bisa, Kenapa Tidak”.

Posted in: Gagasan