Adakah Cinta yang Kedua

Posted on Oktober 14, 2011

0


Adakah Cinta yang Kedua,

Cinta boleh datang dan pergi, namun sungguh adakah cinta yang kedua. Cinta yang kita bangun kandas dan hilangbersama lembar-lembar internet. Ada sebuah pertanyaan yang mengikuti langkah-langkah kecilku, “Adakah Cinta yang Kedua?”, sekarang atau nanti kalimat itu terus terulang. Aku rindu dankangen setengah mati, namun buat apa, ketika segalanya berubah, kau telah jauh meninggalkanku. Kini aku bertanya dengan kesungguhan, inikah pertanda akan hadirnya cinta?

Adakah Cinta yang Kedua,

Cinta yan hilang dalam tumpukan-tumpukan internet, kau pergi jauh tak pernah memberikan kabar kembali. Ada yang hilang, memang. Tetapi segalanya telah kuikhlaskan. Ada pelajaran yang pantas untuk kuperoleh. Pengalaman cinta yang tidak terlupakan selamanya. Sekarang uaku berfikir untuk mencari penggantinmu. untuk hadir dihatiku. Aku datang untuk menyosong kehidupan yang baru, dan enggan untuk menoleh kebelakang. Ada banyak harapan yang aku panjatkan, ada dzikir-dizkir cinta yang mengikuti langkah-langkahku.

Adakah Cinta yang Kedua,

Usiaku yang tidak lagi muda, membuatku ragu untuk bertanya, “Adakah Cinta yang Kedua?”. kau dahulu hadir menemani hidupku, dan bangkit dalam rayuan cinta, namun itu dulu, sekarang beda, aku berfikir sederhana, “Mendapatkan Kekasih yang Baru?”.

Adakah Cinta yang Kedua,

Kehidupan yang berubah, sistem layanan publik yang berbeda, dan cara berfikir yang berbeda pula. pikiran-pikiran kalut dan ilustratif seharusnya hilang, dan digantikan menjadi renungan kenyataan. Kehadiran yang membawa arti perubahan pada cara berfiir yang sedang kutempuhi. Hadir sebagai sosok yang tangguh mengeja bilangan zaman.

Adakah Cinta yang Kedua,

Ini kenyataan yang kualami. Aku berfikir sederhana, meutar-mutar otak untuk mencari-cari sesuatu yang telah hilang. Kesia-siaan, dan kemungkinan-kemungkinan yang banyak parameternya. Hadir untuk mencari cinta!

Posted in: Gagasan