Teori Cinta

Posted on Oktober 16, 2011

0


Teori Cinta,

Barangkali terlalu berlebihan. Apakah cinta membutuhkan teori. Bukankah dalam kehidupan sehari-hari cinta hadir begitu saja. Cinta hadir di tengah-tengah emosi, jiwa, dan pikiran kita. Cinta hadir membawa pesan-pesan untuk bercinta. Pengetahuan kita mengjarkan bahwa cinta hadir tanpa teori. Yang ada adalah rasa kasih sayang, kemesraan, dan nafsu. Kita dihadapkan pada kenyataan bahwa cinta hadir memberikan berkah tersendiri bagi orang yang sedang jatuh cinta.

Teori Cinta,

Baiklah bahwa teori cinta adalah kepatuhan, ketundukan, dan perasaan memiliki. Ciuman yang dilakukan sepasang kekasih adalh bukti cinta yang dimaksudkan. Berelukan, saling sayang, bertukar pikiran. Yang kita sebut cinta adalah nafsu yang terkendali untuk mengekspresikan cinta dan kerinduan. Kerinduan adalah rumusan pikiran yang merangsang kita untuk mencari kembali emosi jiwa yang sedang dimabuk cinta. Tidak ada yang lebih penting untuk disampaikan kecuali hadirnya cinta dihati kita masing-masing.

Teori Cinta,

Cinta merupakan anugrah yang sangat besar dalam kehidupan kita, ada hal-hal yang baru yang sering terlontar, bahwa aku mencintaimu, “I Love You”. Adanya sejumlah elemen yang membentuk rasa cinta itu hadir di hatimu. Ada sesuatu yang ditunggu, dan kemudian hadir memberikan rasa cinta. Yang kita hadapi adalah persoalan cinta dan kasih sayang. Lawan jenis yang merangsang kehidupan kita ini. Adanya nilai-nilai yang merupakan standar bahwa kita sedang jatuh cinta.

Teori Cinta,

Apa pun yang kita lakukan, kita membutuhkan pengukuh dari hadirnya cinta dan kasih sayang. Kami hadir menawarimu kesempatan untuk bercinta. Yang kita fahami adalah rasa yang menyelimuti piiran kita, jiwa kita, dan seluruh raga. cinta memberikan segalanya untukmu. Tidak ada seorang pun yang sedang jatuhh cinta, kecuali mampu mengorbankan apa pun demi cinta.

Teori Cinta,

Cinta memberi kita kekuatan. Sedang kasih sayang mmberi kita kemampuan emosi jiwa yang stabil untuk menguak rasa cinta yang telah melanda pikiran, hati, jiwa dan ragamu. Tidak ada kekuatan yang melebihi cinta. Cinta hadir dengan kekuatan yang sekonyong-konyong menghadirkan diri kita secara utuh. Sambutlah cinta dan kasih sayang dengan tangan yang terbuka. Harapan dan kenyataan bahwa cinta mampu mengubah jiwa, pikiran, sikap, dan kehendak Anda itu. Yang penting untuk dilakukan adalah menerima kenyataan bahwa cinta telah hadir bersama hadirnya rasa kemanusiaan dalam diri kita ini.

Posted in: Gagasan