Berbagi Kerinduan

Posted on Oktober 19, 2011

0


Berbagi Kerinduan,

Apakah yang kurasakan adalah kerinduan, cinta dan kenangan masa silam. Yang senyatanya adalah kebingungan tersendiri. Aku merasakan telah mengecewakan semua hubungan yang kita bangun. Ada hal-hal yang terasa kurang baik. Dan enggan untuk berbicara. Kamu telah meninggalkanku dan pergi jauh. Internet yang kurasakan sebagai sarana menyambung silaturhami telah menjadi gara-gara kau mencurigaiku tentang percintaan ini. Kau membuatku kecewa atas segala yang kita alami. Ada kemandegan dalam membangun cinta ini.

Berbagi Kerinduan,

Apakah aku masih merindukanmu, dan sering mengucapkan namau dalam segala mimpi-mimpiku. Aku enggan berbicara lebih jauh lagi. Yang kuarasakan adalah kesedihan dan ketertingalan untuk mengatrakan bahwa aku sungguh mencintaimu. Tetapi sesuatu sebab menyebabkan kita berpisah sangat jauh. Terpisah oleh hubungan yang kurang baik. Kita terpisah bukan sekedar fisik kita, tetapi pulau dan perasaan yang menyelimuti hati kita. Ada hal-hal yang kurang beres. Aku enggan untuk meninggalkanmu, tetapi apa daya, semuanya kejam memakan segala harapan dan kenyataan ini. Kau pergi tanpa pernah kembali?

Berbagi Kerinduan,

Masih bolehkah merasakan kerinduan, dan mengenang segala hal tentang percintaan yang hanya berlangsung sebentar. Dan meninggalkan bekas-bekas luka dihatiku. Apakah pantas sebagi lelaki aku menyesalimu atas kepergianmu yang tanpa permisi telah pulang kehadapan orang tuamu. Dan enggan untuk berbicara?

Berbagi Kerinduan,

Barangkali kerinduan untuk menghadirkan segala gelak tawamu, keceriaan, cinta dan kasih sayang. Dan segala hal tentang cinta yang pernah ada. Namun semuanya telah hilang, dan pergi tak pernah kembali. Engkau telah memutuskan diri tali silaturahmi ini. Dan enggan untuk mengatakan cinta kita abadi, dan patut untuk dikenang. Apakah kamu mencintaiku?

Berbagi Kerinduan,

Aku tak begitu tahu bedanya rindu, kangen, cinta, kemesraan, dan rindu kasih sayang. Yang kurasakan adalah rasa cinta yang hambar. Enggan untuk ditinggal, tetapi rindu untuk diajak pergi. Semua kisah cinta yang pernah kita buat telah hilang terhapus oleh kepergianmu yang hilang entah kemana. Tidak ada kabar, tidak ada surat, tidak ada email, tidak ada suara telepon berdering kembali. Sepi.

Posted in: Gagasan