Makrifat

Posted on Oktober 26, 2011

0


Makrifat,

Pengetahuan ontologis, epistemologis, aksiologis telah membawa kita pada diskusi falsafah kehidupan. Makrifat memberikan kita keyakinan tentang apa yang menarik dalam kehidupan kita ini. Ada hal-hal yang penting yang kita simak sebagai sebuah peluang untuk kita masuki. Yang penting adanya kebutuhan untuk bergerak dalam komunitas yang kita bangun. Apakah kita merasakan bahwa makrifat telah mengatarkan kita pada kebenaran yang kita cari-cari. Inilah tugas pokok yang kita bebankan kepada pembaca. Bahwa yang kita butuhkan adalah makrifat. Makrifat tentang Tuhan, tentang keabadian, tentang kebenaran, dan jati diri.

Makrifat,

Yang kita yakini adalah segala hal yang membuat kita yakin akan datangnya kebenaran sebagaimana kita miliki. Kita sangat bergantung pada kebenaran yang hakiki. Kebenaran yang membawa kita pada persoalan-persoalan yang kita tempuh selama ini. Kebenaran akan Tuhan, Kitab, dan kebenaran akan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kebenaran hakiki yang kita cari-cari telah lahir di dunia ini. Yang penting kita mampu mengungkapkan kebenaran itu sendiri.

Makrifat,

Pengetahuan kita sangat terbatas, sementara kebenaran itu hampir tidak terbatas. Semua orang memiliki nilai-nilai kebenaran yang berlaku untuk dikembangkan. Yang kita peroleh adalah kebenaran yang dibawa oleh orang per orang. Sambutan yang kita pakai adalah kebenaran sejati. Yang selalu sesuai dengan kebenaran yang diperoleh dari alam semesta ini.

Makrifat,

Hal penting dari makrifat adalah kita telah sampai pada kebenaran Tuhan. Dan mengerti bahwa yang kita pelajari, yang kita yakini, dan yang kita ikuti adalah kebenaran mutlak yang benar segalanya. Penting untuk diingat bahwa secara epistemologis, akseletatif, aksiologis, kita sampai pada tataran filsafat yang mengajarkan kita pada kebenran yang mutlak. Yaitu kebenaran Tuhan.

Makrifat,

Kebenaran yang abadi. Kebenaran yang memperoleh hasil sebagaimana kita yakini. Yang penting yakin dengan segala hal yang kita miliki ini. Kebenaran Tuhan, kebenaran ilmu pengetahuan, kebenaran teknologi kebenaran komunikasi, dan lain sebagainya. Yang penting kita uyakin akan kebenaran mutlak, yaitu kebenaran Tuhan. Sebagai penjaga kebenaran nabi, kitab, dan misi dakwah para nabi.

Posted in: Komunikasi