Telaga Biru

Posted on Oktober 30, 2011

0


Telaga Biru,

Seakan semua yang kau katakan tentang  telaga biru ini akan menjadi kenangan tersendiri. Yang kukerjakan adalah mengatarmu ke telaga biru. Dan melihat-lihat indahnya panorama. Yang kami saksikan adalah pengalaman yang luar biasa dari perkenalan yang membangkitkan jiwaku. Aku begitu yakin dengan kenangan yang kita bangun. Ada keinginan untuk membentuk jiwa yang sehat yang mampu menatap masa depan untuk membentuk perikehidupan yang lebih baik. Kami sangat berterima kasih ketika segala upaya yang kami lakukan telah membangkitkan jiwa kami untuk tetap menyukai telaga biru. Kami yakin bahwa ini adalah pilihan hati. Hatiku begitu tentram dan damai memandangi indahnya telaga biru.

Telaga Biru,

Apa pun yang dikatakan orang, benar adanya. Telaga biru telah memberikan nuansa tersendiri untuk mampu melihat kenyataan untuk membangkitkan jiwa yang sedang resah dan gelisah untuk menapaki indahnya telaga biru. Ada banyak kenanga yang bisa dibuat. Ada banyak tawaran untuk berwisata. Tetapi yang terpenting adalah kemampuan untuk memberikan inspirasi bagi jiwa yang sedang resah. Aku sangat gembira dan mampu membayangkan perubahan jiwa dari cara berfikir yang sudah usang. Aku ingin melihat perubahan dalam hidupku. Aku memotret banyak hal, tetapi yang terpenting adalah aku mampu terhindar dari jeritan jiwaku yang selalu menguntit kemanapun aku pergi. Lupan saja masalahmu.

Telaga Biru,

Yang bisa kita lihat adalah danau, atau telaga. Ada banyak ikan-ikan. Ada terumbu karang, dan ada teluk yang mampu memberikan kita inspirasi untuk mengedorkan pikiranku. Inilah yang kami dapati. Ada kenangan indah untuk dituliskannya. Inilah yang kami dapatkan. Sebuah taman wisata air yang mampu memberikan inspirasi untuk melanjutkan kehidupan ini. Aku telah jatuh cinta pada telaga biru, yang indah mempesona. Dan menawan hatiku.

Telaga Biru,

Yang kami cari adalah pengalaman baru. Hidup ini untuk berkelana. Mcari wajah baru. Mencari inspirasi baru. Mencari pandangan-pandangan baru. Kami tertegun untuk setia melihat indahnya danau dan teluk telaga biru. Bukit-bukit yang indah, tebing-tebing pantai yang indah. Semuanya merupakan kesenangan tersendiri untuk mampu melihatnya. Yang kita rasakan adalah alam pesona yang luar biasa. Tiada yang indah kecuali mampu menangkap pesan-pesan untuk mampu melihat perubahan cara berfikir. Paradigma berfikir yang harus diperbaharui.

Telaga Biru,

Indah. Menawan. Sejuk. Santai. Damai. Dan memberikan nuansa jiwa yang teramat indah. Hatiku terhibur dan mampu menceritakan apa yang aku lihat. Ada pemandangan baru yang harus dicatat, bahwa kehidupan ini membutuhkan kesempatan untuk disegarkan ulang. Ada kemampuan untuk mampu mengambil manfaat langsung dari perubahan yang sedang terjadi. Hatiku damai, jiwaku tentram. Ini adalah kesempatan untuk mampu melihat perubahan cara berfikir kita. Panorama ini memberi kita kemampuan untuk melihat ufuk yang berbeda dari pemandangan indahnya telaga biru. 

Posted in: Komunikasi